Kekuatan Kisah Inspiratif

13. July 2010

2 Comments

kisah inspiratifJika kita simak Al Quran, sebagian besar isinya berupa kisah inspiratif dari pada nabi dan orang-orang shaleh. Tentu saja ini bukan tanpa tujuan. Kisah inspiratif memiliki kekuatan untuk membentuk karakter kita.

Apa jadinya jika anak-anak kita sejak kecil sudah disuguhi oleh berbagai kisah dari film kartun? Sedikit banyak, “pesan-pesan” yang ada dalam kartun itu akan meresap ke dalam otak anak-anak kita. Alhamdulillah jika kita sudah memberikan kartun islami, jika tidak, maka “pesan-pesan” yang belum tentu islami sebagai gantinya.

Atau, apa jadinya jika kita menyuguhkan sinetron cengeng atau sinetron yang menyajikan kehidupan yang penuh konflik. Jangan salahkan siapa pun jika anak-anak kita menjadi pribadi yang cengeng dan memandang kehidupan adalah sesuatu yang penuh konflik. Kedua sifat ini akan menjadi anak-anak menjadi pribadi yang pesimis. Saat mereka pesimis dengan masa depan, mereka akhirnya akan memikirkan “hari ini saja”. “Masa depan, urusan nanti, yang penting saat ini kita senang-senang.”

Jika Anda pernah membaca buku Robert T Kiyosaki, dalam sebuah bukunya dia mengatakan bahwa salah satu daya ungkit itu adalah dongeng. Dongeng pilihan bisa menjadikan seseorang menjadi memiliki mental seorang pebisnis. Anda juga mungkin tahu, bagaimana larisnya buku Chicken Soup for the Soul. Hal ini membuktikan bahwa banyak orang yang sudah mengakui bagaimana kekuatan kisah inspiratif dalam membentuk karakter seseorang.

Karena kekuatan kisah inspiratif begitu kuat dalam membentuk karakter, juga karakter anak-anak kita, maka kita perlu memberikan perhatian lebih tentang kisah yang bisa menjadi inspirasi anak-anak kita. Mengabaikan hal ini, artinya kita mengabaikan pembentukan karakter anak-anak kita. Mau jadi apa anak kita sangat dipengaruhi oleh kisah inspiratif yang mereka konsumsi dalam pertumbuhannya.

Kisah-kisah yang paling memberikan inspirasi ialah kisah tentang kepahlawanan kebesaran seseorang. Lihatlah, Al Quran sering menceritakan bagaimana kebesaran dan kepahlawan para nabi, seperti Nabi Musa as, Nabi Ibrahim as, Nabi Yusuf, as, dan nabi-nabi lainnya.

Yang patut kita renungkan adalah siapa pahlawan atau orang besar yang ada di dalam benak anak-anak kita? Apakah para Nabi atau sahabat? Atau tokoh kartun, bintang film, bintang olah raga, atau penyanyi? Itu semuanya tergantung Anda, sebagai orang tua. Sejauh mana Anda memberikan kisah inspiratif bagi mereka.

Incoming search terms for the article:

Tags: , , , , , , , , ,

2 Responses to “Kekuatan Kisah Inspiratif”

  1. Nuryanti says:

    Subhanallah Benar – benar jadi inspirasi nih buat qta para calon orang tua ….

  2. dona says:

    alhamdulilah,,,,,hikmah nya saya masuk ke web anda,,,jd lebih banyak tahu bgmn cara mengontrol anak kita di masa kini,,, terima kasih banyak,,,,,

Leave a Reply

SEO Powered By SEOPressor